Pengertian Komunikasi Pemasaran
Komunikasi
pemasaran adalah salah satu kegiatan pemasaran yang berusaha menyebarkan
informasi, mempengaruhi, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan
maupun produk agar bersedia menerima, membeli, dan setia kepada produk yang
ditawarkan produsen.
Pentingnya Komunikasi yang Efektif
Adapun
pengertian Komunikasi adalah proses penyampaian pesan yang merupakan gagasan
atau informasi pengirim melalui suatu media kepada pihak penerima agar mampu
memahami maksud pengirim. Tiga unsur pokok dalam stuktur proses
komunikasi adalah: pelaku komunikasi, material komunikasi, dan proses
komunikasi itu sendiri.
Sebagai makhluk sosial, di dalam kehidupan sehari-hari,
manusia harus melakukan komunikasi dan interaksi dengan orang lain. Dengan
komunikasi, manusia membutuhkan orang lain atau suatu kelompok untuk melakukan
interaksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia
terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama kelompok dan masyarakat.
Didalam suatu organisasi atau perusahaan tersebut biasanya selalu terdapat
bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan
berjalannya suatu organisasi atau perusahaan, yang terdiri dari pimpinan dan
karyawan atau anggota. Di antara kedua belah pihak harus terjalin two way
communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik . Untuk
itu, diperlukan kerja sama untuk yang diharapkan untuk mencapai cita-cita, baik
cita-cita pribadi atau organisasi / perusahaan, untuk mencapai tujuan
organisasi atau perusahaan yang diinginkan. Komunikasi dan Interaksi yang
terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing – masing individu
untuk memperoleh hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kelanjutan
hidup mereka. Bila sasaran komunikasi dapat diterapkan di dalam suatu
organisasi atau perusahaan , maka sasaran yang dituju pun akan beraneka ragam
tetapi tujuan utamanya tentulah untuk mempersatukan individu – individu yang
tergabung di dalam organisasi atau perusahaan tersebut . Berdasarkan sifat
komunikasi dan jumlah komunikasi.
Karena
pentingnya komunikasi yang efektif, maka perencanaan komunikasi pemasaran harus
dipertimbangkan dengan baik:
1. Penetapan tujuan dan respons komunikasi
2. Penentuan sasaran komunikasi (target audiens)
3. Rancangan pesan dan media komunikasi
4. Pengembangan promotional mix
5. Penyusunan anggaran
6. Evaluasi dan pengendalian komunikasi
Definisi Periklanan
Definisi periklanan menurut beberapa
ahli:
Menurut Kotler (1999):
Segala macam bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau
jasa non-personal yang dibayar oleh sponsor tertentu.
Menurut Wells (1992):
Periklanan adalan komuinikasi non-personal yang dibayar oleh
pihak sponsor yang menggunakan media massa untuk membujuk dan mempengaruhi
audience.
Menurut Rhenald Kasali (1992):
Iklan didefinikan sebagi pesan yang... menawarkan suatu produk yang
ditujukan untuk masyarakat melalui suatu media. Beda dengan pengumuman biasa,
iklan lebih membujuk orang untuk membeli.
Menurut PPPI (Persatuan Perusahaan
Periklanan Indonesia):
Periklanan adalah segala bentuk
pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu media, dibiayaioleh
pemrakarsadan ditujuan untuk sebagian atau seluruh masyarakat.
Menurut
Dunn & Barban (1996):
Periklanan adalah komunikasi
non-personal melalui beragam media yang dibayar oleh perusahaan,organisasi
non-profit dan individu-individu dengan menggunakan pesan iklan yang diharapkan
dapat menginformasikan atau membujuk kalangan tertentu yang membaca pesan
tersebut.
Menurut
Russel & Lane (1990):
Suatu pesan yang dibayar oleh
sponsor dan disampaikan melalui beberapa medium komunikasi massa.
Menurut
Gilson & Berkman (1980):
Iklan
merupakan media komunikasi persuasif yang dirancang untuk menghasilkan respon
dan membantu tercapainya objektifitas atau tujuan pemasaran.
Penjualan Tatap Muka
Penjualan tatap muka adalah kegiatan
mempromosikan suatu produk dengan cara mendatangi ke tempat konsumen berada,
oleh seorang wiraniaga/salesperson. Dengan adanya kontak langsung antara
wiraniaga dan konsumen, maka terjadilah komunikasi dua arah.
Tugas seorang wiraniaga adalah sebagai berikut :
1. memberikan informasi produk kepada konsumen
2. menjelaskan manfaat produk kepada konsumen
3. menjawab pertanyaan/argumentasi dari konsumen
4. mengarahkan konsumen agar terjadi transaksi
5. memberikan pelayanan purna jual
Sifat-sifat penjualan tatap muka adalah sebagai
berikut :
1. personal atau adanya kontak langsung dengan
konsumen
2. tanggapan langsung atas pertanyaan/reaksi
konsumen
3. mempererat hubungan dengan konsumen, apabila
sikapnya memuaskan
4. biaya operasionalnya cukup tinggi
Promosi Penjualan
Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi
pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi,
mempengaruhi/membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan
produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan, Tjiptono (2001 : 219).
Tujuan dari pada perusahaan melakukan promosi
menurut Tjiptono (2001 : 221) adalah menginformasikan (informing), mempengaruhi
dan membujuk (persuading) serta mengingatkan (reminding) pelangggan tentang
perusahaan dan bauran pemasarannya.
Dalam melakukan promosi
agar dapat efektif perlu adanya bauran
promosi, yaitu kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau
pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif dalam meningkatkan
penjualan. Ada empat jenis kegiatan promosi, antara lain : (Kotler, 2001:98-100)
1. Periklanan (Advertising), yaitu bentuk promosi non personal dengan
menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
2. Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), yaitu bentuk promosi secara personal dengan
presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli yang ditujukan
untuk merangsang pembelian.
3. Publisitas (Publisity), yaitu suatu bentuk promosi non personal mengenai,
pelayanan atau kesatuan usaha tertentu dengan jalan mengulas informasi/berita
tentangnya (pada umumnya bersifat ilmiah).
4. Promosi Penjualan (Sales promotion), yaitu suatu bentuk promosi diluar ketiga
bentuk diatas yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
5. Pemasaran Langsung (Direct marketing), yaitu suatu bentuk penjualan perorangan
secara langsung ditujukan untuk mempengaruhi pembelian konsumen.
Promosi penjualan yang dilakukan oleh penjual
dapat dikelompokkan berdasar tujuan yang ingin dicapai. Pengelompokan tersebut
adalah sebagai berikut :
1. Customer promotion, yaitu promosi yang bertujuan
untuk mendorong atau merangsang pelanggan untuk membeli.
2. Trade promotion, yaitu promosi penjualan yang
bertujuan untuk merangsang atau mendorong pedagang grosir, pengecer, eksportir
dan importir untuk memperdagangkan barang / jasa dari sponsor.
3.
Sales-force promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memotivasi
armada penjualan.
4. Business promotion, yaitu promosi penjualan
yang bertujuan untuk memperoleh pelanggan baru, mempertahankan kontrak hubungan
dengan pelanggan, memperkenalkan produk baru, menjual lebih banyak kepada
pelanggan lama dan mendidik pelanggan.
Namun
yang jelas apapun jenis kebutuhan yang akan diprogramkan untuk dipengaruhi,
tetap pada perencanaan bagaimana agar perusahaan tetap eksis dan berkembang.
Apalagi jika perusahaan tersebut mempunyai lini produk lebih dari satu macam.
Sumber:
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pemasaran/Bab_9.pdf
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/11/pentingnya-komunikasi-yang-efektif-di-dalam-perusahaan/
http://oaththinking.blogspot.com/2011/04/definisi-periklanan-menurut-beberapa.html
http://eko-trisna.blogspot.com/2010/01/penjualan-tatap-muka.html
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/strategi-promosi-penjualan-definisi.html